Minggu, 31 Agustus 2014

Pedang Malam Al-Fatih (Sang Pembuka)

Dalam sejarah, Islam pernah menaklukkan benua Eropa. Siapa sangka salah satu dari Panglima Perang saat itu adalah seorang pemuda yang sangat saleh, berusia 21 tahun, yang bernama Sultan Muhammad Al Fatih (30 Maret 1432 – 3 Mei 1481) . Ia merupakan seorang sultan Turki Utsmani yang menaklukkan Kekaisaran Romawi Timur. Mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika & menguasai 6 bahasa saat berumur 21 tahun.
Seorang pemimpin yang hebat, pilih tanding, dan tawadhu' setelah Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (pahlawan Islam dalam perang Salib) dan Sultan Saifuddin Mahmud Al-Qutuz (pahlawan Islam dalam peperangan di 'Ain Al-Jalut melawan tentara Mongol).
Kejayaannya dalam menaklukkan Konstantinopel menyebabkan banyak kawan dan lawan kagum dengan kepimpinannya serta taktik & strategi peperangannya yang dikatakan mendahului pada zamannya dan juga kaedah pemilihan tenteranya. Ia jugalah yang mengganti nama Konstantinopel menjadi Islambul (Islam keseluruhannya) . Kini nama tersebut telah diganti oleh Mustafa Kemal Ataturk menjadi Istanbul. Untuk memperingati jasanya, Masjid Al Fatih telah dibangun di sebelah makamnya.
Diceritakan bahwa tentara Sultan Muhammad Al Fatih tidak pernah meninggalkan solat wajib sejak baligh & separuh dari mereka tidak pernah meninggalkan solat tahajjud sejak baligh. Hanya Sulthan Muhammad Al Fatih saja yang tidak pernah meninggalkan solat wajib, tahajud & rawatib sejak baligh hingga saat kematiannya.
Kejayaan dan kesuksesan hidup ia telah raih di usia yang begitu muda. Ia-pun dikenang jutaan manusia sepanjang abad. Harum nama Sultan Al Fatih diperoleh berkat keshalehan, keberanian dan kemuliaan akhlaknya. Sebagai jenderal beliau memimpin laskar islam menaklukkan benteng terkuat imperium Byzantium , Konstantinopel. Kota ini diubahnya menjadi kota Istambul. Dari sini beliau menebarkan kasih sayang islam di bumi eropa.
Apa rahasia dibalik semua kesuksesan beliau? Ternyata rahasianya beliau sangat kuat shalat malamnya yaitu tahajud. Bukankah Rasulullah saw SAW menegakkan shalat tahajud sepanjang malam dan setiap hari? Bukankah beliau Rasulullah saw SAW shalat tahajud merupakan kewajiban yang tak bisa beliau tinggalkan dalam setiap perjuanganya.
Jika anda bertanya, apakah benar Muhammad Al Fatih sudah melakukan tindakan besar yang megubah sejarah peradaban dunia? Ya, dalam sejarah, hal ini tidak aneh. Bukankah sahabat Rasulullah saw SAW bernama Usamah juga menjadi panglima perang dalam usia 18 tahun. Sementara yang menjadi prajuritnya adalah Umar bin Khatab sahabat Rasulullah saw SAW yang waktu itu sudah tua. Ini menunjukkan betapa kualitas keimanan dan kekuatan ruhani Usamah menjadi salah satu ukuran yang dipertimbangkan Rasulullah saw SAW ketika menetapkan Usamah memimpin ekspedisi militer menghadapi kekuatan super power Romawi?
Namun Sang Pedang Malam, orang asia bernama Muhammad Al Fatih merontokkan super power Romawi pada 1453, agak unik. Beliau ahli shalat malam (tahajud), ahli qiyamul lail. Beliau selau kontak dengan energi terbesar di alam semesta ini, Allah SWT. Beliau selalu taqarrub, mendekatkan diri kepada Allah SWT, Pemilik dan Penguasa Tunggal Alam semesta.
Sejak kecil Sultan Muhammad Al Fatih dididik oleh seorang wali. Beliau tumbuh menjadi remaja yang memiliki kepribadian unggul. Beliau jadi Sultan, dalam usia 19 tahun menggantikan sang ayah.
Bagaimana sifat Sultan Muhammad Al Fatih sehingga beliau mampu memetik keberhasilan dalam hidupnya dengan sangat efektif, merebut benteng Konstantinopel yang kokoh itu. “sifatnya tenang, berani, sabar menanggung penderitaan, tegas dalam membuat keputusan dan mempunyai kemampuan mengawasi diri (self control) yang luar biasa. Kemampuanya dalam memimpin dan mengatur pemerintahan sangat menonjol.”
Sultan Muhammad Al Fatih sangat tegas terhadap musuh. Namun, lembut qolbunya bagai selembar sutra dalam menghadapi rakyat yang dipimpinnya. Kebiasaan Sultan Muhammad Al Fatih, unik. Beliau selalu berkeliling di malam hari, memeriksa kondisi teman dan rakyatnya. Sengaja beliau berkeliling untuk memastikan agar rakyat dan kawan-kawanya menegakkan shalat malam dan qiyamullail.
Qiyamul lail, shalat tahajud, inilah senjata utama Muhammad Al Fatih dalam mengarungi kehidupan di dunia yang fana ini. Inilah Pedang Malam, yang selalu diasahnya dengan tulus ikhlas dan khusuk, ditegakkan setiap malam. Dengan pedang malam ini timbul energi yang luar biasa dari pasukan Muhammad Al Fatih. Sjarah mencatat Muhammad Al Fatih yang baru berusia 21 tahun berhasil menggapai sukses besar, menerobos benteng Konstantinopel, setelah dikepung beberapa bulan maka takluklah Konstantinopel.
Suatu hari timbul soal ketika pasukan islam hendak melaksanakan shalat jum’at yang pertama kali di kota itu.
“Siapakah yang layak menjadi imam shalat jum’at?” tak ada jawaban. Tak ada yang berani yang menawarkan diri ! lalu Muhammad Al Fatih tegak berdiri. Beliau meminta kepada seluruh rakyatnya untuk bangun berdiri.
Kemudian beliau bertanya. “ Siapakah diantara kalian yang sejak remaja, sejak akhil baligh hingga hari ini pernah meninggalkan meninggalkan shalat wajin lima waktu, silakan duduk!!” Subhanalloh……!!! Maha suci Allah ! tak seorangpun pasukan islam yang duduk. Semua tegak berdiri. Apa artinya? Itu berarti, tentara islam pimpinan Muhammad Al Fatih sejak masa remaja mereka hingga hari ini, tak seorangpun yang meninggalkan shalat fardhu. Tak sekalipun mereka melalaikan shalat fardhu. Luar biasa…..!!!!! !
Lalu Muhammad Al Fatih kembali bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak baligh dahulu hingga hari ini pernah meninggalkan shalat sunah rawatib? Kalau ada yang pernah meninggalkan shalat sunah sekali saja silakan duduk!!!”. Sebagian lainya segera duduk. Artinya, pasuka islam sejak remaja mereka ada yang teguh hati, tidak pernah meninggalkan shalat sunah setelah maghrib, dua roka’at sebelu shubuh dan shalat rowatib lainaya. Namun ada yang pernah meninggalkanya. Betapa kualitas karakter dan keimanan mereka sebagai muslim sungguh bernilai tinggi, sungguh jujur, pasukan islam Al Fatih.
Dengan mengedarkan matanya ke seluruh rakyat dan pasukanya Muammad Al Fatih kembali berseru lalu bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak masa akhil baligh sampai hari ini pernah meninggalkan shalat tahajud di kesunyian malam? Yang pernah meninggalkan atau kosong satu malam saja, silakan duduk!!”

Apa yang terjadi…???? Terlukislah pemandangan yang menakjubkan sejarawan barat dan timur. Semua yang hadir dengan cepat duduk!!” Hanya ada seorang saja yang tetap tegak berdiri. Siapakah dia??? dialah, Sultan Muhammad Al Fatih, sang penakluk benteng super power Byzantium Konstantinopel. Beliaulah yang pantas menjadi imam shalat jumat hari itu. Karena hanya Al Fatih seorang yang sejak remaja selalu mengisi butir-butir malam sunyinya dengan bersujud kepada Allah SWT, tidak pernah kosong/absen semalampun.

Dalam sejarah ditulis, bahwa pasukan Sultan Muhammad Al-Fatih tiba di kota Konstantinopel pada hari Kamis 26 Rabiul Awal 857 H atau 6 April 1453 M. Di hadapan tentaranya, Sulthan Al-Fatih lebih dahulu berkhutbah mengingatkan tentang kelebihan jihad, kepentingan memuliakan niat dan harapan kemenangan di hadapan Allah Subhana Wa Ta'ala. Dia juga membacakan ayat-ayat Al-Qur'an mengenainya serta hadis Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tentang pembukaan kota Konstantinopel. Ini semua memberikan semangat yang tinggi pada bala tentera dan lantas mereka menyambutnya dengan zikir, pujian dan doa kepada Allah Subhana Wa Ta'ala.
Sultan Muhammad Al-Fatih pun melancarkan serangan besar-besaran ke benteng Bizantium di sana. Takbir "Allahu Akbar, Allahu Akbar!" terus membahana di angkasa Konstantinopel seakan-akan meruntuhkan langit kota itu. Pada 27 Mei 1453, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama tentaranya berusaha keras membersihkan diri di hadapan Allah Subhana Wa Ta'ala. Mereka memperbanyak shalat, doa, dan dzikir. Hingga tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jumadil Awal 857 H atau bertepatan dengan tanggal 29 Mei 1453 M, serangan utama dilancarkan. Para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir kalimah tauhid sambil menyerang kota. Tentara Utsmaniyyah akhirnya berhasil menembus kota Konstantinopel melalui Pintu Edirne dan mereka mengibarkan bendera Daulah Utsmaniyyah di puncak kota. Kesungguhan dan semangat juang yang tinggi di kalangan tentara Al-Fatih, akhirnya berjaya mengantarkan cita-cita mereka.
Sejak abad kedelapan sahabat Rasulullah saw berusaha merebut benteng ini. Salah satunya Abu Ayyub Al Anshari namun gagal. Baru setelah enam abad kemudian benteng itu berhasil direbut dibawah pimpinan Muhammad Al Fatih.Karena jasanya inilah beliau diberi gelar Al Fatih (sang pembuka) yaitu membuka kota Byzantium yang dulunya adalah Konstantinopel. Beliau adalah seorang pemberani, ahli strategi militer, juga istiqomah dalam shalat tahajudnya.
Itulah sebuah kisah sejarah yang sungguh indah dalam bungkai ketakwaan kepada Allah SWT. Kisah Pedang Malam yang merupakan rahasia sukses dari seorang pribadi penggubah sejarah, bernama Muhammad Al Fatih, orang asia asal Turki, yang baru berusia 21 tahun. Shalat Tahajud merupakan modal yang sangat penting untuk membangun kekuatan ruhiyah dalam kesuksesan Al Fatih dikemudian hari. Sehingga islam jaya, berpendar-pendar cahayanya selama 500 tahun di bumi eropa sejak abad ke-15. Semuanya berasal dari Pedang Malam Al Fatih yang amat begitu luar biasa.
Keberadaan Muhammad Al-Fatih telah diprediksi oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya: “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]


Sumber : http://www.daarulmuwahhid.org/dm/index.php/artikel/kisahteladan/216-kisah-ahli-tahajud-kisah-pedang-malam-al-fatih-sang-pembuka

Waiting For Moment

Hujan. Apa yang mau kamu lakukan? Melangkah ke depan jendela, menikmati aroma petrichor dan membiarkan satu persatu kenangan melintas di depanku. Lalu? Melepaskan rindu dan menyatukannya dalam simpul doa lewat semesta. Mengapa kamu melakukannya? Karena aku menyukainya, aku rindu berada dibawah gemericik butiran bening menyerupai air mata itu, rindu setelah aku terjebak dengan rutinitasku.
Lantas apa kamu juga menunggu pelangi?
Pelangi kamu bilang? Semburat warna-warni itu selalu ditunggu-tunggu setiap orang, tapi tidak melulu untuk ku, terkadang aku harus merelakannya ketika semburat warna itu tak seindah yang diharapkan. Aku lebih mengharapkan kehadiran semburat oranye berpadu birunya awan, yaa aku selalu menunggunya datang ketika semua orang akan menutup harinya, aku menunggunya meskipun terkadang cuaca lebih memilih mereka yang gemar berhadapan dengan secangkir teh panas, kopi dan semangkuk mie instan di depan teras yang sedikit terhalang dengan sekat air yang merata, sesekali sambil mengobrol dengan anggota keluarga ataupun pasangannya, aku menunggunya ketika rutinitasku berakhir hari itu, aku menunggunya ketika aku berjalan dengan sedikit rasa malas karena harus menunggu angkutan umum yang bergerumul di seantero deretan gedung-gedung pencakar langit.

Klasik bukan? Ya, memang sebuah hal klasik. Tapi taukah kamu ketika suatu hal yang kita lihat dari orang lain lalu kita menilainya sebagai hal yang klasik, justru itu adalah hal yang menenangkan bagi penikmat hal itu sendiri. Apa yang kamu tunggu dari sekian banyaknya hal dan rutinitas dari kota ini? Mengunjungi starbucks dan kafe-kafe ternama lainnya bersama teman kita lalu membicarakan hal-hal konyol yang bisa menyegarkan sedikit pikiran kita bukankah hal itu lebih mengasyikan?
Mengasyikan katamu? Apa yang kamu tau tentang hal 'mengasyikan' itu? Seharusnya kamu tau kata itu pantas disebut ketika seseorang menikmatinya.
Aku lebih memilih mengasingkan diri dari keramaian-keramaian itu lalu aku pergi ke tempat dimana aku bisa menikmati hal yang kamu bilang 'mengasyikan'. Aku menunggu momen itu di akhir-akhir rasa penatku setelah seharian berteman dengan meja-meja dan segala hal yang berbau kantor. Menunggu kedatangannya ketika sebagian orang mengabaikan keberadaannya, ketika sebagian orang mengabaikan pesonanya, dan ketika sebagian orang tak memperdulikan dan menyadari bahwa ia adalah sebagai tanda penutup hari dan kesibukanmu. Kamu mau tau apa? Aku menunggu SENJA-

Selasa, 12 Agustus 2014

Jadi, Menikah Sekarang Atau Nanti?

"Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian ada yang sedang mampu menikah maka hendaklah menikah, namun jika tidak mampu hendaknya dengan shaum. Karena Shaum adalah benteng" (H.R Bukhari&Muslim)

Allah berfirman, "Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian dirinya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karuniaNya (Q.S An-Nur:33)

Ya, Menikah memang memuliakan Sunnah, menikah merupakan sarana untuk meredam syahwat. Menikah juga merupakan ladang atau tempat menuai pahala dengan mudah. Tapi menikah juga membutuhkan persiapan-persiapan yang benar sesuai perintahNya. Ada tahapan-tahapan agar kita bisa mencapai ridhoNya menuju JannahNya. 
Amati, hal yang pertama dilakukan oleh orang-orang pada umumnya. "meng-amati" si Dia. Dia yang kamu inginkan untuk bersama-sama membangun sebuah keluarga Dakwah, keluarga yang penuh dengan Sakinah, Mawaddah, Warahmah. "Nikahilah perempuan yang baik fisiknya, nasabnya, harta dan agamanya". Mengamati dan memperhatikan Dia udah mapan belum ya, berasal dari keturunan apa, apa, apa. Sudah hafal berapa juz yaa? Bukan, bukan berapa banyak hafalan dan ilmu yang ada padanya semata-mata. Tapi bagaimana Dia berakhlak, itulah yang terpenting.
Taaruf, tahap selanjutnya setelah kita selesai meng-amati si Dia. Ketika hati sudah mulai ada ketertarikan di awal Amati tadi mulailah memberanikan diri untuk 'memulainya'. Dekati dengan cara yang terhormat, dengan cara yang Syar'i. Tapi bukan berarti bisa "Pacaran Syariah" lho yaa yang dengan modus coba-coba komunikasi berduaan baik itu lewat sms, bbm, wa, dan media-media lainnya dengan mengatasnamakan Dakwah dan kegiatan sosial lainnya.
   "Ukhti, udah sampai mana hafalannya?"
   "Satu juz udah kholas belum?" *ODOJ ceritanya
Apalagi sampai menanyakan, "Ukhti/akhi udah makan belum?"
Yailaaahh pacaran ko islami, ga ada bro! 

Memang, cinta itu fitrah. Tapi yang perlu dipahami jangan sampai kehadirannya menjadi 'fitnah' bagi diri kita dan orang yang kita sayang. Emang mau kamu sama orang yang kamu sayang secara diam-diam dan tanpa sadar akhirnya terjerumus dalam maksiat? Kan engga. Kelola dengan benar rasa itu, bila sudah siap sampaikan maksud kita dengan orangtua terlebih dahulu. Bila belum, lawan rasa yang telah terlanjur ada di hati kita.
"Tundukan pandangan, jaga kesucian diri sampai tiba hati terikat dengan Akad, berpuasa sunnah dan ibadah-ibadah lainnya yang bisa memperkuat diri"
"Kalo saya dulu sih datengin 'Bidadari Sawah' saya sendiri karena saya gentleman" -Felix Siauw

Sampaikan keinginan kita pada orangtua, bila sudah matang segala persiapannya ajukan proposal melalui Murabbi kita supaya tidak timbul fitnah sampai terucap kata SAH! Jemput Bidadarinya dengan terhormat, tentunya semua itu telah sama-sama memiliki Visi dan Misi. Khitbahlah wanita Istimewa kedua itu setelah Ibu kita. Ingat, Khitbah hanya untuk mengamankan calon kita sampai tiba proses Akad. Bukan untuk menjalin hubungan semau kita.
Menikah! Di kasih tanda seru, karena emang seru pembahasannya. Apalagi buat seorang wanita. Wanita mengutamakan perasaannya dibanding dengan laki-laki. Betul apa betul? Betul banget! Sedangkan laki-laki sendiri lebih melibatkan pikiran/logikanya. Terbukti dari persiapan menuju pernikahan atau acara-acara pra nikah lebih banyak wanita berbanding dengan laki-laki. Karena wanita memikirkan masa depannya jauh sebelum laki-laki. Sebagai contoh, cewek kalo belanja paling lama, nawar sampe harga paling miring sekalipun itu cuma beda Rp.500,- sama toko-toko lainnya. Beda dengan cowok-cowok yang langsung terima jadi aja. Sebegitu siap wanita sampe yang kurang 500 perak aja semua toko di datengin ckck.

Menikah memang penting, apalagi untuk seorang wanita yang usianya sudah mulai memasuki usia pantas menikah. Orangtua mulai resah dan bertanya-tanya "Kapan kamu akan menikah nak? Meramaikan rumah dengan canda tawa cucu-cucu Ibu kelak?"

"Kala itu saya berusia 20 tahun dan saya mengutarakan keinginan saya untuk menikah kepada orangtua saya. Tapi orangtua menolak dan bilang bahwa saya belum pantas, saya ulangi untuk mengutarakan niat saya bahwa saya ingin menikah. Meskipun saat itu saya tidak tahu siapa calon saya. Lalu orangtua bilang saya harus menyelesaikan study saya terlebih dahulu. Sampai ketika ada beberapa laki-laki yang datang ke papa saya untuk meminta saya menjadi istrinya. Tapi lagi-lagi papa menolak, padahal kalau dipikir mereka yang datang mempunyai akhlak yang baik, bahkan lulusan terbaik sekalipun. Sampai pada akhirnya saya marah dengan papa saya. Kenapa papa tidak mengizinkan aku menikah? Apa papa gamau liat aku bahagia?
Pertanyaan itulah yang membuat papa saya menangis lalu meningalkan saya. Saya berfikir yaudahlah saya mungkin harus selesain kuliah saya dulu yang ketika itu sambil diisi dengan menulis buku. Singkat cerita, tiba ada seorang pria yang datang menemui papa saya dan papa saya meng-iyakan. Saya tanya langsung sama papa, "papa, kenapa yang ini papa langsung terima sedangkan yang kemarin-kemarin papa tolak?" lalu papa menjawab, "Dia adalah seorang pekerja keras dan dia bertanggung jawab. Papa akan melepas kamu dengan seseorang yang seperti ini"
Dan itu adalah kedua kalinya papa saya menangis karena saya, karena ingin melepaskan saya dengan seseorang yang mampu membimbing saya mencapai SurgaNya. Kami menikah dan saya ketika itu belum mencintainya. Sampai pada akhirnya Allah menumbuhkan rasa cinta itu setelah kita menikah, dan rasanya pacaran setelah menikah itu memang luar biasa" -Oki Setiana Dewi

Menikah adalah bukan perkara ingin dipeluk, menikah bukan perkara ingin dipegang tangannya oleh si Dia, menikah bukan perkara ada yang nemenin kita kemanapun kita pergi. Tapi menikah adalah perkara tanggung jawab kita sama Allah, mampukah kita menjadi Imam/Makmum yang baik untuk pasangan kita kelak dengan mendapat RidhoNya. Menikah merupakan kebaikan yang harus disegerakan, tapi jangan terburu-buru juga. Karena sesuatu yang terburu-buru itu tidak baik dan datangnya dari setan. Persiapkan diri kita dari segalanya, lahir, batin, finansial, ibadah kita, dll. Buatlah diri yang berkualitas dan produktif. Kembangkan bakat dan prestasimu setinggi mungkin!

Senin, 11 Agustus 2014

Fatih Seferagic, The Second Favorit Qari

 
           
Fatih mulai belajar menghafal Alquran pada usia sembilan tahun dan mampu menghafal Alquran dalam tiga tahun. Dia dikenal bersuara bagus saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran


Fatih Seferagic. Dialah penghafal Alquran muda dari Amerika Serikat. Nama pemuda berwajah rupawan ini sudah kondang ke berbagai negara. Dia dikenal bersuara bagus saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran.
Usia Fatih masih belia. Dia lahir di Jerman pada 1 Maret 1995. Saat berusia empat tahun, Fatih dan keluarganya pindah ke Amerika Serika. Mereka menetap di Houston, Texas.
Fatih mulai belajar menghafal Alquran pada usia sembilan tahun. Dia belajar di Islamic Society of Baltimore, Maryland, di bawah asuhan Syaikh Qari Zahid dan Qari Abid. Menempa diri selama tiga tahun, akhirnya Fatih berhasil menghafal seluruh ayat Alquran. Sudah menghafal Alquran pada usia 12 tahun, tak membuat Fatih berpuas diri. Dia terus menuntut ilmu agama dengan menghafal hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Pada 2010, dia masuk ke Bayyinah Dream Program untuk belajar bahasa Arab. 



Fatih tak hanya cemerlang dalam ilmu agama. Dalam kehidupan sosial pun dia aktif, termasuk ikut sejumlah organisasi. Dia menjadi ketua Remaja Masjid Shaykh Yasir Birjas di Dallas, Texas. Tak hanya itu, Fatih juga bergabung sebagai penulis dalam situs islam yang membahas permasalahan remaja, Muslim Youth Musing.
Sebagai remaja, Fatih juga memiliki akun di media sosial, seperti Facebook dan Twitter. Tahun lalu, pengikut Twitternya sudah puluhan ribu. Sementara, akun Facebooknya, per Jumat 8 Agustus 2014, sudah diikuti oleh 301.653 orang. Melalui akun media sosial itulah Fatih berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia.
Kemampuan Fatih yang luar biasa dalam membaca dan menghafal Alquran sudah banyak diunggah ke laman Youtube. Video-video yang diunggah itu telah dilihat oleh ratusan ribu pengunjung laman berbagai video tersebut.