Minggu, 09 Februari 2014

Indahnya Perjalanan Ukhuwah

Pernah aku meminta pada Allah untuk selalu membimbingku ke arah yang baik, bukan pernah tepatnya selalu meminta seperti itu. Tak pernah bosan aku menengadahkan sepasang tanganku, berharap kepadaNya untuk selalu arahkanku dijalanNya. Karena satu keyakinan ku adalah, bahwa Doa bisa merubah takdirNya.
Ku perbaiki kembali komunikasi ku kepadaNya. Bukan hanya perkara kewajibanku sebagai layaknya seorang muslimah, tapi sebagai bukti pada diriku bahwa aku mencintaiNya, aku merinduNya, sebagaimana Dia selalu rindu kepada setiap hambanya. Selalu menunggu-nunggu ketika kedua belah tangan yang tak terhitung jumlahnya terangkat untuk berdialog denganNya.

Diarahkan aku ke tempat Majelis Tadabbur ini, awalnya aku menganggap ini adalah hal yang biasa bagiku. Tapi satu hal yang membuatku merasa beda adalah bagaimana cara mereka menyambut saudara sesama Muslim mereka dengan cara mereka yang luar biasa. Juga untuk pertama kalinya aku menemukan sisi keindahan dan kedahsyatan Alquran secara utuh dan bukan untuk yang pertama kalinya aku meneteskan air mata karena bergetar mendengar ayat-ayat cinta dariNya.

Aku bertanya pada diri, inikah jawabanMu Ya Allah atas apa yang aku pinta selama ini untuk tetap kokohkan aku dalam melangkah dijalanMu? Jika memang iyaa, bertambah pula rasa cinta ku padaMu yang begitu HEBAT mengatur segalanya.
Bertambah pula rasa malu ku padaMu, ya aku MALU terhadapMu. Malu karena banyak waktuku selama 18 tahun ini yang terlewat tanpa makna. MALU!!!

Ku temukan sebuah jalan, jalan yang di dalamnya banyak terdapat batu kerikil.
Seperti Rasulullah dahulu yang menyampaikan Risalahnya dengan berbagai hina dan caci.
Sekaligus jalan yang tak kalah dengan keindahan di setiap sisinya, PERJALANAN UKHUWAH karenaNya.

Berdiri atas nama iman yang tertanam, saling menyapa bukan hanya di waktu lapang tapi juga ketika sempit.
Saling menopang semangat ketika diri merasa sudah lelah.
Saling berbagi ketika yang lain membutuhkan
Saling mengingatkan ketika keliru
Ukhuwah itu mengerti tanpa harus dijelaskan, membantu tanpa kita meminta, senantiasa mendo'akan meski kita tak pernah menyadarinya
Tetaplah berdiri tegak diatas namaNya, لاَحوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّبِاللّهِ

Ana Uhibbukum Fillah Wa Lillah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar